Puisi Cinta : Puisi cinta Kahlil Gibran

Share on :
Puisi Cinta : Puisi cinta Kahlil Gibran. Kalo berbicara tentang Puisi Cinta dan Puisi Kangen, Puisi Kahlil Gibran pantas dikedepankan. Karena Puisi Kahlil Gibran sebagian banyak mengisahkan tentang cinta dan Puisi cinta Kahlil Gibran disampaikan dengan bahasa yang dalam dan indah. Buat yang lagi nyari Kumpulan Puisi terutama Puisi Cinta Kahlil Gibran berikut beberapa Puisi Cinta Kahlil Gibran yang diambil dari berbagai sumber.

Cinta Yang Agung
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia..

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu..

Apabila cinta tidak berhasil
…Bebaskan dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..

Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..

(Kahlil Gibran)

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang"

"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya"

"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman"

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…"

"…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…"
(Kahlil Gibran)

Buat kamu-kamu yang pingin nambah Puisi Cinta Kahlil Gibran langsung aja dishare di komentar, agar nantinya bisa berguna buat yang lain terutama yang lagi nyari Puisi Kangen Kahlil Gibran.

3 comments:

EFUL said...

mantaf

Anonymous said...

keren banget puisinya.. semoga dapat diperbanyak lagi ya..ditunggu loh...

tias said...

i do love this poem

Post a Comment

Anda bebas berkomentar..tapi komentar spam akan saya hapus